Pontianak, 24 Februari 2025 – Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura sukses menggelar kuliah umum dengan tema pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lingkungan. Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Teknik ini menghadirkan Prof. Dr.-Ing. Fahmi Amhar, seorang Peneliti Ahli Utama Geoinformatika Multidisiplin dari Pusat Riset Geoinformatika-BRIN sebagai narasumber utama. Acara dibuka secara simbolis oleh Dr. Ir. Aji Ali Akbar, S.Hut., M.Si., IPU mewakili Ketua Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura.
Kuliah umum ini dipandu oleh Dr. Ir. Aji Ali Akbar, S.Hut, M.Si, IPU, seorang akademisi di bidang konservasi dan pengelolaan lingkungan. Dalam paparannya, Prof. Fahmi membahas bagaimana Geographic Information System (GIS) berperan dalam pengelolaan lingkungan, terutama dalam pemetaan dan analisis spasial seperti pembuatan peta rencana tata ruang. Pembahasan kemudian berlanjut kepada pembahasan revolusi industri terbaru yang marak memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Selama sesi pemaparan juga disampaikan bagaimana semua hal tersebut dapat berkolaborasi sehingga menciptakan suatu data spasial yang lebih up-to-date, faktual, dan menarik.
Sesi diskusi dimulai dengan antusiasme peserta dari berbagai kalangan, baik kalangan mahasiswa maupun kalangan umum. Ini dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan yang datang silih berganti. Pertanyaan seperti kecemasan terkait posisi kecerdasan buatan yang ‘mengancam’ eksistensi manusia, dampak dari penggunaan kecerdasan buatan di perkuliahan, hingga bagaimana Indonesia bisa memanfaatkan AI dalam pengelolaan sumberdaya tak elak muncul. “AI mungkin bisa menyentuh seluruh aspek manusia, kecuali kecerdasan spiritual,” ujar Prof. Fahmi dalam sesi diskusi, menyoroti bahwa meskipun teknologi terus berkembang, aspek etika dan nilai-nilai kemanusiaan tetap memiliki peran yang tidak tergantikan.
Kuliah umum ini dihadiri oleh hampir 100 peseerta, yang terdiri dari mahasiswa Universitas Tanjungpura, kalangan umum, serta dosen dari berbagai disiplin ilmu. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung, menandakan ketertarikan yang tinggi terhadap penerapan teknologi dalam bidang lingkungan. Dengan adanya kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa dan peserta lainnya semakin memahami pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan.